RISET PEMASARAN DAN PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PEMASARAN
RISET PEMASARAN DAN PENGUKURAN
PRODUKTIVITAS PEMASARAN
ü Pengertian Riset
Pasar
Riset Pemasaran adalah proses mengevaluasi kelayakan
suatu produk atau layanan baru melalui riset yang dilakukan secara langsung
dengan konsumen potensial.
Tujuan utama melakukan riset pasar adalah untuk memahami
atau memeriksa pasar yang terkait dengan produk atau layanan tertentu untuk
memutuskan bagaimana audiens akan berinteraksi terhadap suatu produk atau
layanan. informasi yang diperoleh dari melakukan riset dapat digunakan untuk
menyesuaikan aktivitas pemasaran periklanan atau untuk menentukan apa saja
prioritas fitur.
ü Metode dan Jenis
Riset Pasar
1.
Riset Pasar
Primer (Kombinasi Riset Kualitatif dan Kuantitatif)
Riset pasar primer adalah suatu proses, dimana organisasi
atau bisnis berhubungan dengan konsumen akhir atau mempekerjakan pihak ketiga
untuk melakukan studi yang relevan untuk mengumpulkan data. Data yang
dikumpulkan dapat berupa data kualitatif (data non numerik) atau data
kuantitatif (data numerik atau statistik).
Seperti yang disebutkan sebelumnya, riset pasar primer
adalah kombinasi dari riset pasar kualitatif dan riset pasar kuantitatif. Studi
riset pasar kualitatif melibatkan data semi-terstruktur atau tidak terstruktur
yang dikumpulkan melalui beberapa metode penelitian kualitatif yang umum
digunakan seperti:
a)
Kelompok focus
Kelompok fokus adalah
salah satu metode penelitian kualitatif yang umum digunakan. Kelompok fokus
adalah sekelompok kecil orang (6-10) yang biasanya menanggapi survei online
yang dikirimkan kepada mereka.
b)
Wawancara satu
persatu
Sesuai dengan namanya
metode ini melibatkan interaksi personal dalam bentuk wawancara, dimana
peneliti mengajukan serangkaian pertanyaan untuk mengumpulkan informasi atau
data dari responden. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sebagian besar merupakan
pertanyaan terbuka dan diajukan dengan cara memfasilitasi tanggapan. Metode ini
sangat bergantung pada kemampuan dan pengalaman pewawancara untuk mengajukan
pertanyaan yang menimbulkan tanggapan.
c)
Penelitian
etnografi
Jenis penelitian mendalam ini dilakukan di
lingkungan alami responden. Metode ini mengharuskan pewawancara menyesuaikan
diri dengan lingkungan alam responden yang bisa berada di kota atau desa
terpencil. Kendala geografis dapat menjadi faktor penghambat dalam melakukan
penelitian semacam ini. Penelitian etnografi dapat berlangsung dari beberapa
hari hingga beberapa tahun.
2.
Riset Pasar
Sekunder
Menggunakan informasi yang dikelola oleh sumber luar
seperti Lembaga pemerintah media Kamar Dagang Industri. informasi ini
dipublikasikan di surat kabar, majalah buku atau situs web perusahaan. sumber
sekunder memanfaatkan hal-hal sebagai berikut :
1)
Sumber Publik
2)
Sumber Komersial
3)
Institusi
Pendidikan,
ü Tips Melakukan
Riset Pasar Bisnis
1.
Tentukan tujuan
penelitian anda, pikirkan tentang apa yang ingin kita capai selanjutnya dengan
bisnis.
2.
Pelajari tentang
target pelanggan anda, mendefinisikan pelanggan spesifik memiliki banyak
keuntungan seperti memungkinkan untuk memahami jenis bahasa apa yang digunakan
saat menyusun materi pemasaran.
3.
Mengetahui siapa
yang Anda layani,membantu kita menentukan siapa yang tidak kita layani. contoh
: dari sebuah bisnis, kita berencana membuka restoran steak mewah yang berfokus
pada makanan berbahan dasar daging, kita langsung tahu bahwa kita tidak ingin
menarik perhatian pelaku vegetarian atau pelaku diet. berbekal informasi ini
kita dapat membuat pesan pemasaran yang lebih baik yang berbicara kepada
pelanggan sasaran.
4.
Belajar dari
pesaing, hal ini berfungsi untuk bisnis konvensional serta bisnis online,
karena memungkinkan untuk masuk ke posisi pelanggan dan membuka perspektif baru
tentang bisnis mereka.
5.
Buat pelanggan
target anda terbuka, survei pelanggan yang baik adalah suatu alat penelitian
pasar yang paling berharga, karena memberikan kesempatan untuk memahami pikiran
pelanggan.
ü Riset Pasar yang
Efisien
1.
Membuat
keputusan yang terinformasi dengan baik.
2.
Mendapatkan
Informasi yang akurat.
3.
Menentukan
ukuran pasar
4.
Memilih sistem
penjualan yang sesuai
5.
Mempelajari
tentang preferensi pelanggan
6.
Mengumpulkan
detail tentang persepsi pelanggan tentang merek
7.
Analisis metode
komunikasi pelanggan
8.
Investasi bisnis
yang produktif
Komentar
Posting Komentar